Eyes on the Forest adalah… ...satu koalisi dari tiga lembaga swadaya masyarakat di Riau, Sumatera, Indonesia: WWF Indonesia Program Tesso Nilo, Jikalahari (Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau) dan Walhi Riau (Wahana Lingkungan Hidup). Koalisi dimulai Desember 2004 guna menginvestigasi kondisi hutan Riau maupun para pemain yang mempengaruhinya.
Eyes on the Forest bertujuan untuk menjadi clearing house informasi tentang konservasi hutan di Riau, Sumatera dan membantu LSM lokal, nasional, dan internasional, perusahaan, pemerintah dan stakeholder lainnya yang bersedia melakukan aksi melestarikan hutan dan melindungi hak-hak masyarakat lokal yang bergantung pada mereka.
Hal mendesak. hutan alam Riau sedang mengalami kepunahan secara cepat dalam sejarahnya. Pada tahun 1990, 63% dari Riau daratan ditutupi oleh hutan alam. Pada bulan Juli 2004, 36% tetap. Kebakaran hutan, konversi hutan, dan penebangan hutan menyebabkan kerusakan yang parah pada ekosistem kritis. Sering terjadi aktivitas ilegal. Kadang-kadang hak-hak masyarakat lokal juga dilanggar dalam prosesnya. Peta 1: Keadaan Hutan Riau pada bulan Juli 2004: kawasan lindung yang dikelola oleh pemerintah nasional atau propinsi (hijau tua), Perlindungan Hutan (Hutan lindung) yang dikelola oleh pemerintah kabupaten atau provinsi dan hutan lindung oleh perusahaan (kuning), dan tanpa perlindungan hutan alam (merah). hutan lindung (kuning) berada dalam bahaya yang rezoned untuk penebangan atau untuk konversi hutan. hutan Unprotected (merah) berada dalam bahaya yang dikonversi. Banyak dari mereka merupakan hutan dengan nilai konservasi tinggi. Eyes on the Forest akan bekerja keras untuk mendapatkan identifikasi dan perlindungan terhadap hutan. Klik disini untuk memperbesar peta 1 >>>
Mitra Eyes on the Forest.... Eyes on the Forest disponsori oleh.... WWF Jepang Home Page: http://www.wwf.or.jp/ (Japanese only) Kontak :
E-mail ini dilindungi dari spam bots, kamu perlu mengaktifkan JavaScript utk melihatnya
|