News (4)

/ EoF News

Duta Palma dalam pusaran kejahatan hutan, konflik sawit

Kasus suap alih fungsi hutan di Provinsi Riau yang menjerat mantan Gubernur Riau Anas Maamun masih terus bergulir menjangkau terdakwa lainnya. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru menggelar sidang perdana dugaan suap melibatkan perusahaan sawit PT Duta Palma dengan terdakwa Suheri Terta, Legal Manager, terhadap Annas Maamun, Senin (27/7/2020).

/ EoF News

Menelisik konflik satwa-manusia di konsesi APP

Produksi pulp and paper merupakan salah satu penyebab utama deforestasi dan degradasi hutan gambut di Sumatera. Menurut perkiraan, APP dan APRIL sudah memusnahkan 2 juta hektar hutan di Propinsi Riau sejak pertengahan 1980-an, yang merupakan setengah dari hutan hujan tropis yang ada di Riau saat itu. produsen pulp dan kertas yang terkemuka di Indonesia tersebut dan anak perusahaannya sangat mengandalkan kayu rimba campuran (mixed tropical hardwood atau MTH) yang berasal dari kegiatan pembukaan hutan alam.

/ EoF News

LSM kritisi APP lamban dalam kebijakan lestarinya

Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) menyampaikan pernyataan bersama dalam menyambut 5 tahun diluncurkannya Kebijakan Konservasi Hutan (FCP) oleh Asia Pulp & Paper (APP). Pernyataan Bersama menyimpulkan APP belum berada pada jalur yang tepat dan kemajuan pelaksanaan komitmen tersebut belum memadai.

/ EoF Press Release

Konflik antara manusia dan harimau di Riau terkait dengan 12 tahun operasi penebangan hutan oleh APP/Sinar Mas

Kebanyakan insiden konflik antara manusia dan harimau di Provinsi Riau dalam kurun 12 tahun terakhir telah terjadi di dekat kawasan hutan yang ditebangi oleh perusahaan-perusahaan kelompok raksasa pabrik kertas Asia Pulp and Paper (APP)/Sinar Mas Group (SMG), demikian menurut analisa data konflik manusia-harimau.

Reports (2)